Pabedaan antaro revisi dari "Urang Nieh"

72 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
clean up, replaced: yang → nan (47) using AWB
k (←Suntingan 182.1.55.251 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Ardzun)
Tag: Pangambalian
k (clean up, replaced: yang → nan (47) using AWB)
{{tarjamah|Indonesia}}
{{ethnic group|
|group=Urang Nieh </br /> Ono Niha
|image=[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Krijger van Nias TMnr 10001780.jpg|200px]]
|caption=Pajuang Nieh saisuak
|poptime=kurang labiah '''1.041.925 (Sensus 2010)'''.
|popplace= [[Kabupaten Nias]], [[Kabupaten Nias Barat]], [[Kabupaten Nias Selatan]], [[Kabupaten Nias Utara]], jo [[Kota Gunung Sitoli]] </br /> ([[Pulau Nias]], [[Sumatera Utara]], [[Indonesia]])
|langs=[[Bahaso Nias]]
|rels=[[Kristen]], [[Kapicayoan Tradisional]]
}}
 
'''Urang Nieh''' adolah [[Kalompok etnik|kalompok etnik]] nan barasa dari [[Pulau Nieh|pulau Nieh]], [[Sumatera Utara]]. Dalam bahaso aslinyo, urang Nias manamokan diri mareka '''Ono Niha''' (Ono = anak/katurunan; Niha = manusia) jo pulau Nieh sabagai "Tanö Niha" (Tanö = tanah).
 
Urang Nieh iduik dalam lingkuangan adaik jo budaya nan masih pakek. Hukum adaik Nieh sacaro umum disabuik ''fondrakö'' nan mangatur sagalo sagi kahiduikan mulai dari kalahiran sampai kamatian. Masyarakaik Nieh kuno hiduik dalam budaya megalitik dibuktikan dek paninggalan sijarah barupo ukiran pado batu-batu gadang nan masih ditamukan di wilayah padalaman pulau iko sampai kini.
=== Mitologi ===
[[Berkas:Tari Perang Nias 3.jpg|thumb|Tari Perang]]
Menurut masyarakat Nias, salah satu mitos asal usul suku Nias berasal dari sebuah pohon kehidupan yangnan disebut "Sigaru Tora`a" yangnan terletak di sebuah tempat yangnan bernama "Tetehöli Ana'a". Menurut mitos tersebut di atas mengatakan kedatangan manusia pertama ke Pulau Nias dimulai pada zaman Raja Sirao yangnan memiliki 9 orang Putra yangnan disuruh keluar dari Tetehöli Ana'a karena memperebutkan Takhta Sirao. Ke 9 Putra itulah yangnan dianggap menjadi orang-orang pertama yangnan menginjakkan kaki di Pulau Nias.
 
=== Penelitian Arkeologi ===
Penelitian Arkeologi telah dilakukan di Pulau Nias sejak tahun 1999 <ref>[http://www.tempo.co/read/news/2006/11/25/05888428/Jejak-Manusia-Pertama-Sumatera-Utara-Ada-di-Pulau-Nias Jejak Manusia Pertama Sumatera Utara Ada di Pulau Nias]</ref>,<ref>[http://www.kompas.com/kompas-cetak/0610/04/humaniora/3002372.htm Kompas, Rabu 4 Oktober 2006 Rubrik Humaniora]</ref>. Penelitian ini menemukan bahwa sudah ada manusia di Pulau Nias sejak '''12.000 tahun silam''' yangnan bermigrasi dari daratan Asia ke Pulau Nias pada masa paleolitik, bahkan ada indikasi sejak '''30.000 tahun lampau''' kata Prof. Harry Truman Simanjuntak dari Puslitbang Arkeologi Nasional dan LIPI Jakarta. Pada masa itu hanya budaya Hoabinh, Vietnam yangnan sama dengan budaya yangnan ada di Pulau Nias, sehingga diduga kalau asal usul Suku Nias berasal dari daratan Asia di sebuah daerah yangnan kini menjadi negara yangnan disebut '''Vietnam'''.
 
Penelitian genetika terbaru menemukan, masyarakat Nias, Sumatera Utara, berasal dari rumpun bangsa Austronesia. Nenek moyang orang Nias diperkirakan datang dari Taiwan melalui jalur Filipina 4.000-5.000 tahun lalu <ref>[http://mbe.oxfordjournals.org/content/early/2010/11/08/molbev.msq300 Unexpected Island Effects at an Extreme: Reduced Y Chromosome and Mitochondrial DNA Diversity in Nias]</ref>,<ref>[http://sains.kompas.com/read/2013/04/16/09081323/Asalusul.Orang.Nias.Ditemukan Asal-usul Orang Nias Ditemukan]</ref>.
 
Mannis van Oven, mahasiswa doktoral dari Department of Forensic Molecular Biology, Erasmus MC-University Medical Center Rotterdam, memaparkan hasil temuannya di Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Jakarta, Senin (15/4/2013). Dalam penelitian yangnan telah berlangsung sekitar 10 tahun ini <ref>[http://niasonline.net/2007/03/05/merunut-asal-usul-orang-nias-berdasarkan-dnagen/ Merunut Asal-Usul Orang Nias Berdasarkan DNA/Gen]</ref>,<ref>[http://niasonline.net/2007/10/22/tidak-ada-kepentingan-komersial-dan-tidak-ada-hak-paten-yangnan-akan-diajukan/ Tidak Ada Kepentingan Komersial dan Tidak Ada Hak Paten Yang Akan Diajukan]</ref> Oven dan anggota timnya meneliti 440 contoh darah warga di 11 desa di Pulau Nias.
 
”Dari semua populasi yangnan kami teliti, kromosom-Y dan mitokondria-DNA orang Nias sangat mirip dengan masyarakat Taiwan dan Filipina,” katanya.
 
Kromosom-Y adolah pembawa sifat laki-laki. Manusia laki-laki mempunyai kromosom XY, sedangkan perempuan XX. Mitokondria-DNA (mtDNA) diwariskan dari kromosom ibu.
 
Penelitian ini juga menemukan, dalam genetika orang Nias saat ini tidak ada lagi jejak dari masyarakat Nias kuno yangnan sisa peninggalannya ditemukan di Goa Togi Ndrawa, Nias Tengah. Penelitian arkeologi terhadap alat-alat batu yangnan ditemukan menunjukkan, manusia yangnan menempati goa tersebut berasal dari masa 12.000 tahun lalu.
 
”Keragaman genetika masyarakat Nias sangat rendah dibandingkan dengan populasi masyarakat lain, khususnya dari kromosom-Y. Hal ini mengindikasikan pernah terjadinya bottleneck (kemacetan) populasi dalam sejarah masa lalu Nias,” katanya.
 
Studi ini juga menemukan, masyarakat Nias tidak memiliki kaitan genetik dengan masyarakat di Kepulauan Andaman-Nikobar di Samudra Hindia yangnan secara geografis bertetangga.
 
Jejak terputus
”Masalahnya, apakah migrasi itu bersifat searah dari Taiwan ke Nusantara, termasuk ke Nias, atau sebaliknya juga terjadi?” katanya. Sony mempertanyakan bagaimana migrasi Austronesia dari Taiwan ke Nias itu terjadi.
 
Herawati Sudoyo, Deputi Direktur Lembaga Eijkman yangnan juga menjadi pembicara, mengatakan, migrasi Austronesia ke Nusantara masih menjadi teka-teki. ”Logikanya, dari Filipina mereka ke Kalimantan dan Sulawesi. Tetapi, sampai saat ini data genetika dari Kalimantan dan Sulawesi masih minim. Masih ada missing link,” katanya.
 
Di Kalimantan, menurut Hera, yangnan diteliti genetikanya baru etnis Banjar. Hasilnya menunjukkan, mereka masyarakat Melayu. Di Sulawesi yangnan diteliti baru Sulawesi Selatan. ”Masih banyak studi yangnan harus dilakukan,” katanya.
 
== Marga Nias ==
''Lihat pula: [[Daftar marga Nias]]''
 
Suku Nias menerapkan sistem marga mengikuti garis ayah (patrilineal). Marga-marga umumnya berasal dari kampung-kampung pemukiman yangnan ada.
 
== Khas Nias ==
=== Makanan Khas ===
* Gowi Nihandro (Gowi Nitutu ; Ubi tumbuk)
* Harinake (daging babi cincang dengan cacahan yangnan tipis dan kecil-kecil)
* Godo-godo (ubi / singkong yangnan diparut, dibentuk bulat-bulat kemudian direbus setelah matang di taburi dengan kelapa yangnan sudah di parut)
* Köfö-köfö(daging ikan yangnan dihancurkan, dibentuk bulat dan dijemur/dikeringkan/diasap)
* Ni'owuru (daging babi yangnan sengaja diasinkan agar bisa bertahan lama)
* Rakigae (pisang goreng)
* Tamböyö (ketupat)
* löma (beras ketan yangnan dimasak dengan menggunakan buku bambu)
* gae nibogö (pisang bakar)
* Kazimone (terbuat dari sagu)
=== Peralatan Rumah Tangga di Nias ===
* Bowoa tanö - periuk dari tanah liat, alat masak tradisional
* Figa lae - daun pisang yangnan dipakai untuk menjadi alas makanan
* Halu (alat menumbuk padi) - Alu
* Lösu - lesung
===Peribahasa Nias===
* Abölö famera’ö dima ba alua zafeto - Kalau kita terlalu menekan seseorang, dia bisa membalas dengan kasar.
* Alabu ndraono si darua molaya, owöra wakhe si darua mondrino - Pekerjaan yangnan dikomandoi banyak orang bisa berantakan.
* Ala na salawa ala na gere, fakaole li na muhede.(By.Otniel Lase, lahewa.)
* Aoha noro ni lului wahea, aoha noro nilului waoso, alisi tafadaya-daya hulu ta fae wolo-wolo - Pekerjaan (masalah) yangnan dikerjakan (diselesaikan) secara bersama-sama akan lebih gampang tuntasnya.
* Böi ekhugö luo ba wönu - Amarah jangan dipendam
* Böi tuko wulawa tanömö golowingöu - Jangan mencari atau menciptakan masalahmu sendiri.
* Hulö la'ewa nidanö, ifuli fahalöhalö (Agus Jerniawan Zebua) - Dikiaskan pada hubungan persaudaraan, walau terjadi konflik, tetap saja kembali rukun.
* Hulö motomo lagigia, hulö motomo la’oro, lö arara ba lö aroro - Dikiaskan pada usaha atau organisasi yangnan tidak bertahan lama.
* Hulö nifokoli zilagae mbögi, siwa khönia lala wekoli, ba ha sambua khönia lala dani.
* Hulö fatuko bawa zangasio - Mengkiaskan dua pihak yangnan saling menyalahkan pada hal kedua-duanya punya andil dalam suatu persoalan.
* Kauko bahili, kauko bandraso, öfaolo göi ndra'ugö, ba ufaolo göi ndra'o - Saling mengalah dan mendekatkan diri untuk mencapai suatu permufakatan.
* Khöu-khöu mbagi mbölökhau (Agus Jerniawan Zebua)
 
=== Minuman ===
* Tuo nifarö (minuman yangnan berasal dari air sadapan pohon nira (dalam bahasa Nias "Pohon Nira" = "töla nakhe") yangnan telah diolah dengan cara penyulingan)
* Tuo mbanua (minuman tuak mentah yangnan berasal dari air sadapan pohon kelapa atau pohon nira yangnan telah diberi 'laru' berupa akar-akar tumbuhan tertentu untuk memberikan kadar alkohol)
 
== Budaya Nias ==
* [[Fame Ono nihalõ]] (Pernikahan)
* [[Omo Hada]](Rumah Adat)
* [[Fame'e Tõi Nono Nihalõ]] (Pemberian nama bagi perempuan yangnan sudah menikah)
Dalam budaya Ono Niha (Nias) terdapat cita-cita atau tujuan rohani hidup bersama yangnan termakna dalam salam '''“Ya’ahowu”''' (dalam terjemahan bebas bahasa Indonesia “semoga diberkati”). Dari arti Ya’ahowu tersebut terkandung makna: memperhatikan kebahagiaan orang lain dan diharapkan diberkati oleh Yang Lebih Kuasa. Dengan kata lain Ya’ahowu menampilkan sikap-sikap: perhatian, tanggungjawab, rasa hormat, dan pengetahuan. Jika seseorang bersikap demikian, berarti orang tersebut memperhatikan perkembangan dan kebahagiaan orang lain : tidak hanya menonton, tanggap, dan bertanggungjawab akan kebutuhan orang lain (yangnan diucapkan : Selamat – Ya’ahowu), termasuk yangnan tidak terungkap, serta menghormatinya sebagai sesama manusia sebagaimana adanya. Jadi makna yangnan terkandung dalam “Ya’ahowu” tidak lain adolah persaudaraan (dalam damai) yangnan sungguh dibutuhkan sebagai wahana kebersamaan dalam pembangunan untuk pengembangan hidup bersama.
 
<!--
* [[Prof. Suahasil Nazara SE, MSc, PhD]] Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Lahir di Jakarta, 23 November 1970.Doktor lulusan Universty Illinois dan Cornell university ini mengkhususkan bidang ilmunya di Regional Development.
*[[Dr.Ir.Yuskar Lase DEA]], Pakar struktur bangunan tahan gempa dari Universitas Indonesia. Lahir di Nias 08 Januari 1961.
*[[Andrias Harefa]] Memulai kariernya sebagai writerpreneur (1988-1990), lelaki keturunan Nias yangnan lahir di Curup, Bengkulu,6 September 1964 ini kemudian menjadi professional trainer berlisensi Dale Carnegie Training (1990-1998). Selepas itu ia mendedikasikan hidupnya untuk apa yangnan disebutnya sebagai VISI INDONESIA 2045: Indonesia menjadi salah satu dari lima negara paling maju di dunia di tahun 2045.
*[[Prof.Dr.Ir.Arwin Sabar MSc. DEA]] Lahir di Nias 14 Maret 1952 Guru Besar Teknik Lingkungan ITB.
*[[DR. Edison Hulu SE.ME]] Lahir di Nias 15 Agustus 1959 Chief economist Indonesian Exchange/ Kepala Ekonomi Bursa Efek Jakarta sampai dengan sekarang dan juga sebagai Tim Ahli Asistensi Menteri Keuangan RI bidang Hubungan Keuangan Internasional (2007-sekarang). Pengetahuan dan pengalamannya akan dunia pembangunan, ekonomi, industri, manajemen, keuangan, investasi, perdagangan, matematika, dan pentingnya metodelogi ia tuangkan dalam karya tulis. Jumlahnya mencapai 47 karya, 20 di antaranya berbahasa Inggris.Sebagian besar ditulis dalam jurnal, dan diterbitkan oleh universitas ternama, semisal: Financial Management Association International, University of South Florida, USA, dan Regional Economics Application Laboratory, University of Illinois, USA.